Tak terasa sudah hampir 9 tahun saya bergerak di bidang pendidikan, terutama pada pendidikan pra sekolah seperti play group dan Tk. Menjadi guru adalah pilihan saya sejak kecil, masih saja teringat ketika dulu saya kecil jika ditanya apa cita-citanya dengan lantang saya menjawab "mau jadi guru" . Pengalaman mengajar saya yang pertama di mulai pada tahun 2000 di sebuah play group kecil Bintang Kecil namanya berawal dengan 6 murid dan memakai ruang tamu dari rumah teman saya, alhamdulillah di tahun berikutnya playgroup itu sudah punya ruang sendiri dan jumlah muridnya semakin banyak dan syukur alhamdulillah play group itu masih berdiri hingga kini dengan perkembangan yang semakin baik, walaupun saya sudah lama tidak di sana tapi sesekali pemiliknya masih bertanya tentang beberapa hal berkaitan dengan pengembangannya.
Keluar dari play group tersebut saya diminta untuk mengajar di Alhanief Creative School, di tempat inilah suka dan duka sebagai seorang guru sangat saya rasakan mulai dari yang tidak mengerti apa-apa tentang bagaimana membuat hasil karya, bagaimana bergaul dengan rekan-rekan guru yang usianya jauh lebih matang dari saya belum lagi kritikan dan komplain dari OTM juga ketidak cocokan pandangan saya dengan pandangan konsultan di Tk tersebut, 5 tahun saya jalani sebagai guru di Tk itu dan alhamdulillah meskipun saya keluar dari Al- Hanief komunikasi saya dengan teman-teman guru di sana masih tetap terjalin hingga kini.
Saya keluar dari Al-Hanief creative school dikarenakan pada saat itu usia kandungan saya sudah masuk 8 bulan yang berarti pada saat itu sebentar lagi saya akan melahirkan sehingga suami meminta saya tidak bekerja untuk sementara waktu. 3 bulan setelah kelahiran anak pertama saya, STAI BANI SALEH Bekasi meminta saya bergabung dengan mereka sebagai salah satu pengajar di kampus tersebut, awalnya saya ragu menerima tawaran itu, dalam hati saya bertanya apakah saya mampu mengajar orang dewasa? berkat dukungan dari suami maka dengan bismillah saya terima tawaran tersebut. Ternyata mengajar mahasiswa itu tidak sesulit yang saya bayangkan sebelummya, bahkan cenderung lebih mudah karena pengajar bagi mahasiswa hanya bersifat sebagi fasilitator saja. semester saya jalani sudah dan ketika itu ada sesuatu yang hilang dari saya...walau mahasiswa lebih mudah untuk di arahkan ternyata saya tetap merasakan kerinduan mengajar anak-anak prasekolah, rindu melihat wajah polos mereka, tingkah polah yang terkadang aneh tapi lucu dan selalu saja memberi warna pada setiap perjalanan kehidupan saya. Saat sedang kangen-kangennya ngajar di Tk lagi tidak disangka sebuah sekolah yang pernah saya kirimkan lamaran memanggil untuk interview, padahal jujur letak sekolahnya saja saya tidak tahu karena saya tahu sekolah itu dari majalah. Maka sibuklah saya mencari alamat sekolah itu, alhamdulillah dengan mudah saya temukan alamatnya, setelah melewati serentetan tes ternyata saya dipanggil lagi dan dinyatakan diterima sebagai guru di sekolah tersebut, alhamdulilllah dengan ijin-Nya sampai saat ini saya masih mengajar di tempat itu yaitu TK ISLAM TUGASKU. Senin-Jumat saya berperan sebagai gurunya anak-anak di TK dan hari sabtu saya berperan sebagai gurunya orang dewasa. Alhamdulillah selama 2 tahun ini amanah itu dapat saya jalankan sesuai porsinya, walaupun jujur terkadang saya kualahan juga ngatur jadwal ketika ternyata hari sabtu ada acara di Tk mau tidak mau perkuliahan saya mundurkan jamnya menjadi sore atau kalau sudah terlalu capek maka pertemuan saya gantikan dengan tugas.
Begitulah lika-liku perjalanan saya di dunia pendidikan, dunia yang sudah saya impi-impikan sejak kecil yaitu guru adalah cita-cita saya. Alhamdulillah Allah m,emberikan saya banyak sekali kemudahan dalam meraih cita-cita. Semoga semakin hari saya menjadi manusia yang semakin baik menjadi guru yang selalu di kenang karena kebaikannya...Amiin
.jpg)
